Spun Pile Transportation

Penelitian ini menganalisis proses pengiriman spun pile dari Pelabuhan Gresik menuju Pelabuhan Lok Tuan untuk proyek konstruksi di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Total muatan mencapai 1.641 batang spun pile dengan berat keseluruhan 5.941,296 ton menggunakan tongkang 300 kaki. Studi ini mengevaluasi durasi pemuatan, transportasi laut, pembongkaran, dan distribusi darat menggunakan 15 unit trailer. Hasil analisis menunjukkan total waktu proyek adalah 22-29 hari dengan pembongkaran dan pengantaran membutuhkan 16-19 hari.

Kata Kunci: Spun Pile, Logistik Konstruksi, Tongkang, Pelabuhan Lok Tuan, Distribusi Material
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Spun pile merupakan material fondasi vital dalam proyek konstruksi berskala besar. Pengiriman spun pile antar pulau memerlukan perencanaan logistik yang matang, terutama untuk wilayah seperti Kutai Timur yang memiliki keterbatasan aksesibilitas pelabuhan. Pelabuhan Bontang yang lebih dekat tidak dapat digunakan karena keterbatasan fasilitas, sehingga Pelabuhan Lok Tuan menjadi alternatif terbaik.
1.2 Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:
- Menganalisis proses pemuatan dan transportasi spun pile
- Menghitung durasi pembongkaran dan distribusi dengan keterbatasan armada
- Memberikan rekomendasi optimalisasi waktu pengiriman
2. METODOLOGI
2.1 Spesifikasi Muatan
Total spun pile yang akan dikirim terdiri dari:
| Jenis Spun Pile | Panjang | Jumlah (batang) | Persentase |
|---|---|---|---|
| Bottom | 7 m | 442 | 26,9% |
| Bottom | 10 m | 269 | 16,4% |
| Upper | 6 m | 346 | 21,1% |
| Upper | 12 m | 431 | 26,3% |
| Upper | 10 m | 153 | 9,3% |
| TOTAL | – | 1.641 | 100% |
Berat Total: 5.941,296 ton Berat Rata-rata per batang: 3,62 ton
2.2 Rute dan Sarana Transportasi
- Pelabuhan Muat: Gresik, Jawa Timur
- Pelabuhan Bongkar: Lok Tuan, Kalimantan Timur
- Sarana Laut: Tongkang 300 feet
- Sarana Darat: 15 unit trailer
- Jarak Laut: Sekitar 10 hari pelayaran
3. ANALISIS DURASI PENGIRIMAN
3.1 Tahap Pemuatan di Pelabuhan Gresik
- Durasi: 7 hari
- Metode: Crane pelabuhan
- Kapasitas: Rata-rata 234 batang/hari
3.2 Transportasi Laut
- Durasi: 10 hari
- Rute: Gresik – Selat Madura – Laut Jawa – Selat Makassar – Lok Tuan
- Kondisi: Tergantung cuaca dan gelombang laut
3.3 Pembongkaran di Pelabuhan Lok Tuan
- Durasi Bongkar: 5 hari
- Kapasitas: Rata-rata 328 batang/hari
4. ANALISIS DISTRIBUSI DARAT

4.1 Kapasitas Armada Trailer
Dengan asumsi:
- Kapasitas angkut per trailer: 2-3 batang spun pile (tergantung panjang)
- Frekuensi operasi: 2 rit/hari per unit
- Armada tersedia: 15 unit
Perhitungan Kapasitas Harian:
Skenario Konservatif (2 batang/rit):
- Kapasitas per trailer: 2 batang × 2 rit = 4 batang/hari
- Total kapasitas 15 trailer: 15 × 4 = 60 batang/hari
Skenario Optimal (3 batang/rit untuk pile pendek):
- Kapasitas campuran: 2,5 batang rata-rata × 2 rit = 5 batang/hari
- Total kapasitas 15 trailer: 15 × 5 = 75 batang/hari
4.2 Perhitungan Durasi Pengantaran
Skenario Konservatif:
- Total spun pile: 1.641 batang
- Kapasitas harian: 60 batang/hari
- Waktu pengantaran: 1.641 ÷ 60 = 27,4 hari ≈ 28 hari
Skenario Optimal:
- Kapasitas harian: 75 batang/hari
- Waktu pengantaran: 1.641 ÷ 75 = 21,9 hari ≈ 22 hari
4.3 Strategi Paralel: Bongkar dan Antar Bersamaan
Setelah hari ke-5 pembongkaran selesai, masih ada proses pengantaran. Namun, pembongkaran dapat dilakukan paralel dengan pengantaran untuk efisiensi waktu.
Strategi Paralel:
- Hari 1-5: Pembongkaran + Pengantaran dimulai dari hari ke-1
- Material yang sudah dibongkar langsung diantar
- Proses overlap menghemat waktu
Perhitungan dengan Strategi Paralel:
Jika pengantaran dimulai bersamaan dengan pembongkaran:
- 5 hari pertama: Bongkar 328 batang/hari + Antar 60-75 batang/hari
- Material terbongkar dalam 5 hari: 1.641 batang
- Material terantar dalam 5 hari: 300-375 batang
- Sisa material yang perlu diantar: 1.266-1.341 batang
- Waktu tambahan pengantaran: 17-22 hari
Total waktu bongkar + antar = 22-27 hari
5. HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1 Rangkuman Durasi Proyek
| Tahapan | Durasi |
|---|---|
| Pemuatan di Gresik | 7 hari |
| Transportasi Laut | 10 hari |
| Pembongkaran di Lok Tuan | 5 hari |
| Pengantaran ke Lokasi Proyek | 17-22 hari |
| TOTAL (tanpa paralel) | 39-44 hari |
| TOTAL (dengan paralel) | 22-27 hari |
5.2 Prediksi Waktu Bongkar dan Pengantaran
Jawaban untuk pertanyaan utama:
Dengan 15 unit trailer yang tersedia, prediksi waktu untuk pembongkaran dan pengantaran adalah:
- Minimum: 22 hari (kondisi optimal, strategi paralel)
- Maksimum: 27 hari (kondisi konservatif, strategi paralel)
- Rata-rata: 24-25 hari
Catatan: Waktu ini sudah memperhitungkan strategi kerja paralel antara pembongkaran dan pengantaran.
5.3 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
- Kondisi Jalan: Jarak dan kondisi jalan lokasi proyek sangat berpengaruh
- Waktu Bongkar Muat: Efisiensi di lapangan proyek
- Cuaca: Musim hujan dapat memperlambat distribusi
- Perizinan: Izin jalan untuk muatan besar dan panjang
- Koordinasi: Sinkronisasi antara tim pelabuhan dan lapangan
6. REKOMENDASI
6.1 Optimalisasi Waktu
- Tambah Armada: Penambahan 5-10 trailer dapat memangkas waktu 30-40%
- Shift Kerja: Implementasi 2 shift dapat menggandakan produktivitas
- Staging Area: Siapkan area penyimpanan sementara untuk buffer stock
- Koordinasi Ketat: Jadwal pengiriman harian yang terstruktur
6.2 Mitigasi Risiko
- Persiapan rute alternatif jika ada hambatan jalan
- Buffer time 10-15% untuk keterlambatan tidak terduga
- Maintenance preventif armada trailer
- Asuransi pengiriman untuk material bernilai tinggi
7. KESIMPULAN

Pengiriman 1.641 batang spun pile dengan total berat 5.941,296 ton dari Pelabuhan Gresik ke Pelabuhan Lok Tuan dan distribusi ke lokasi proyek di Kutai Timur memerlukan waktu total 22-27 hari untuk tahap pembongkaran dan pengantaran dengan 15 unit trailer. Durasi ini dapat dioptimalkan melalui penambahan armada, sistem shift kerja, dan koordinasi yang efektif antara semua pihak terkait. Perencanaan yang matang dan mitigasi risiko yang baik akan memastikan kelancaran proyek konstruksi.
