Views: 71 2 0 Read Time:4 Minute, 21 SecondPenelitian ini menganalisis proses pengiriman spun pile dari Pelabuhan Gresik menuju Pelabuhan Lok Tuan untuk proyek konstruksi di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Total muatan mencapai 1.641 batang spun pile dengan berat keseluruhan 5.941,296 ton menggunakan tongkang 300 kaki. Studi ini mengevaluasi durasi pemuatan, transportasi laut, pembongkaran, dan distribusi darat menggunakan 15 unit trailer. Hasil analisis menunjukkan total waktu proyek adalah 22-29 hari dengan pembongkaran dan pengantaran membutuhkan 16-19 hari.Kata Kunci: Spun Pile, Logistik Konstruksi, Tongkang, Pelabuhan Lok Tuan, Distribusi Material1. PENDAHULUAN1.1 Latar BelakangSpun pile merupakan material fondasi vital dalam proyek konstruksi berskala besar. Pengiriman spun pile antar pulau memerlukan perencanaan logistik yang matang, terutama untuk wilayah seperti Kutai Timur yang memiliki keterbatasan aksesibilitas pelabuhan. Pelabuhan Bontang yang lebih dekat tidak dapat digunakan karena keterbatasan fasilitas, sehingga Pelabuhan Lok Tuan menjadi alternatif terbaik.1.2 Tujuan PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk:Menganalisis proses pemuatan dan transportasi spun pileMenghitung durasi pembongkaran dan distribusi dengan keterbatasan armadaMemberikan rekomendasi optimalisasi waktu pengiriman2. METODOLOGI2.1 Spesifikasi MuatanTotal spun pile yang akan dikirim terdiri dari:Jenis Spun PilePanjangJumlah (batang)PersentaseBottom7 m44226,9%Bottom10 m26916,4%Upper6 m34621,1%Upper12 m43126,3%Upper10 m1539,3%TOTAL–1.641100%Berat Total: 5.941,296 ton Berat Rata-rata per batang: 3,62 ton2.2 Rute dan Sarana TransportasiPelabuhan Muat: Gresik, Jawa TimurPelabuhan Bongkar: Lok Tuan, Kalimantan TimurSarana Laut: Tongkang 300 feetSarana Darat: 15 unit trailerJarak Laut: Sekitar 10 hari pelayaran3. ANALISIS DURASI PENGIRIMAN3.1 Tahap Pemuatan di Pelabuhan GresikDurasi: 7 hariMetode: Crane pelabuhanKapasitas: Rata-rata 234 batang/hari3.2 Transportasi LautDurasi: 10 hariRute: Gresik – Selat Madura – Laut Jawa – Selat Makassar – Lok TuanKondisi: Tergantung cuaca dan gelombang laut3.3 Pembongkaran di Pelabuhan Lok TuanDurasi Bongkar: 5 hariKapasitas: Rata-rata 328 batang/hari4. ANALISIS DISTRIBUSI DARAT4.1 Kapasitas Armada TrailerDengan asumsi:Kapasitas angkut per trailer: 2-3 batang spun pile (tergantung panjang)Frekuensi operasi: 2 rit/hari per unitArmada tersedia: 15 unitPerhitungan Kapasitas Harian:Skenario Konservatif (2 batang/rit):Kapasitas per trailer: 2 batang × 2 rit = 4 batang/hariTotal kapasitas 15 trailer: 15 × 4 = 60 batang/hariSkenario Optimal (3 batang/rit untuk pile pendek):Kapasitas campuran: 2,5 batang rata-rata × 2 rit = 5 batang/hariTotal kapasitas 15 trailer: 15 × 5 = 75 batang/hari4.2 Perhitungan Durasi PengantaranSkenario Konservatif:Total spun pile: 1.641 batangKapasitas harian: 60 batang/hariWaktu pengantaran: 1.641 ÷ 60 = 27,4 hari ≈ 28 hariSkenario Optimal:Kapasitas harian: 75 batang/hariWaktu pengantaran: 1.641 ÷ 75 = 21,9 hari ≈ 22 hari4.3 Strategi Paralel: Bongkar dan Antar BersamaanSetelah hari ke-5 pembongkaran selesai, masih ada proses pengantaran. Namun, pembongkaran dapat dilakukan paralel dengan pengantaran untuk efisiensi waktu.Strategi Paralel:Hari 1-5: Pembongkaran + Pengantaran dimulai dari hari ke-1Material yang sudah dibongkar langsung diantarProses overlap menghemat waktuPerhitungan dengan Strategi Paralel:Jika pengantaran dimulai bersamaan dengan pembongkaran:5 hari pertama: Bongkar 328 batang/hari + Antar 60-75 batang/hariMaterial terbongkar dalam 5 hari: 1.641 batangMaterial terantar dalam 5 hari: 300-375 batangSisa material yang perlu diantar: 1.266-1.341 batangWaktu tambahan pengantaran: 17-22 hariTotal waktu bongkar + antar = 22-27 hari5. HASIL DAN PEMBAHASAN5.1 Rangkuman Durasi ProyekTahapanDurasiPemuatan di Gresik7 hariTransportasi Laut10 hariPembongkaran di Lok Tuan5 hariPengantaran ke Lokasi Proyek17-22 hariTOTAL (tanpa paralel)39-44 hariTOTAL (dengan paralel)22-27 hari5.2 Prediksi Waktu Bongkar dan PengantaranJawaban untuk pertanyaan utama:Dengan 15 unit trailer yang tersedia, prediksi waktu untuk pembongkaran dan pengantaran adalah:Minimum: 22 hari (kondisi optimal, strategi paralel)Maksimum: 27 hari (kondisi konservatif, strategi paralel)Rata-rata: 24-25 hariCatatan: Waktu ini sudah memperhitungkan strategi kerja paralel antara pembongkaran dan pengantaran.5.3 Faktor-Faktor yang MempengaruhiKondisi Jalan: Jarak dan kondisi jalan lokasi proyek sangat berpengaruhWaktu Bongkar Muat: Efisiensi di lapangan proyekCuaca: Musim hujan dapat memperlambat distribusiPerizinan: Izin jalan untuk muatan besar dan panjangKoordinasi: Sinkronisasi antara tim pelabuhan dan lapangan6. REKOMENDASI6.1 Optimalisasi WaktuTambah Armada: Penambahan 5-10 trailer dapat memangkas waktu 30-40%Shift Kerja: Implementasi 2 shift dapat menggandakan produktivitasStaging Area: Siapkan area penyimpanan sementara untuk buffer stockKoordinasi Ketat: Jadwal pengiriman harian yang terstruktur6.2 Mitigasi RisikoPersiapan rute alternatif jika ada hambatan jalanBuffer time 10-15% untuk keterlambatan tidak terdugaMaintenance preventif armada trailerAsuransi pengiriman untuk material bernilai tinggi7. KESIMPULANPengiriman 1.641 batang spun pile dengan total berat 5.941,296 ton dari Pelabuhan Gresik ke Pelabuhan Lok Tuan dan distribusi ke lokasi proyek di Kutai Timur memerlukan waktu total 22-27 hari untuk tahap pembongkaran dan pengantaran dengan 15 unit trailer. Durasi ini dapat dioptimalkan melalui penambahan armada, sistem shift kerja, dan koordinasi yang efektif antara semua pihak terkait. Perencanaan yang matang dan mitigasi risiko yang baik akan memastikan kelancaran proyek konstruksi.Share Facebook Twitter LinkedIn About Post Author Muh. Burhanuddin Industrial Engineer, Specialist in Heavy Cargo Transportation and Heavy Lifting Works. Hobby in computer programming, reading and writing. No occupation except waiting for a prayer time. Ready for working as a surveyor, transport planer, or as lifting engineer. https://www.alvinburhani.net Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 2 100 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigationBarge Longitudinal Strength Calculation Dynamic Stability Multi Axle