Road Survey Application

Transportasi heavy cargo dan overdimension cargo (ODC) merupakan komponen kritis dalam industri pertambangan, konstruksi infrastruktur besar, dan proyek-proyek energi di Indonesia. Heavy cargo didefinisikan sebagai muatan dengan berat melebihi 40 ton, sedangkan overdimension cargo adalah muatan yang dimensinya (panjang, lebar, atau tinggi) melebihi batas standar kendaraan transportasi konvensional (Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2006).
Menurut data Kementerian Perhubungan (2023), kerusakan jalan akibat transportasi heavy cargo mencapai 45% dari total kerusakan infrastruktur jalan nasional, dengan kerugian mencapai Rp 12,5 triliun per tahun. Kerusakan ini terutama disebabkan oleh kurangnya survei kelayakan rute yang komprehensif sebelum pelaksanaan transportasi.
Survei kelayakan rute transportasi heavy cargo melibatkan identifikasi berbagai parameter kritis seperti dimensi jalan (lebar, tinggi bebas, radius putar), daya dukung struktur jalan dan jembatan, hambatan fisik (pohon, tiang listrik, rambu), kondisi geometrik jalan (kemiringan, tikungan tajam), dan infrastruktur pendukung (utilitas bawah tanah, saluran drainase)
Metode survei konvensional yang dilakukan secara manual memiliki beberapa kelemahan signifikan, diantaranya adalah:
- Keterbatasan Dokumentasi: Pencatatan menggunakan form kertas rentan terhadap kerusakan, kehilangan, dan kesalahan transkripsi data (Rahman & Santoso, 2022).
- Akurasi Lokasi Rendah: Penentuan lokasi menggunakan patokan visual tidak presisi dan sulit diverifikasi (Wibowo et al., 2021).
- Proses Analisis Lambat: Data terpisah-pisah memerlukan waktu lama untuk kompilasi dan analisis (Kusuma & Pradana, 2023).
- Komunikasi Tidak Efisien: Transfer informasi antara tim survei dan decision maker memakan waktu berhari-hari (Setiawan, 2022).
- Visualisasi Terbatas: Sulit membuat visualisasi rute yang mudah dipahami stakeholder (Pratama et al., 2023).
Perkembangan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web dan GPS memberikan solusi potensial untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Beberapa penelitian terdahulu telah mengembangkan sistem serupa untuk berbagai aplikasi transportasi (Zhao et al., 2021; Kumar & Singh, 2022), namun belum ada yang spesifik mengakomodasi kebutuhan unik transportasi heavy cargo dan ODC di Indonesia.
Sistem Informasi Geografis (SIG) atau Geographic Information System (GIS) adalah sistem berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan data yang memiliki referensi geografis (Burrough & McDonnell, 2015).
Komponen utama SIG menurut Longley et al. (2015) adalah (1) hardware seperti komputer, GPS, smartphone, server, (2) software seperti aplikasi SIG (ArcGIS, QGIS, Leaflet, dll), (3) data seperti data spasial dan atribut, (4) metode yaitu prosedur dan teknik analisis, dan (5) manusia yakni user, developer, analist.
SIG Berbasis Web
Web-based GIS adalah implementasi SIG yang dapat diakses melalui web browser tanpa perlu instalasi software khusus (Kraak & Brown, 2019). Keunggulan web-based GIS adalah karena kemudahan aksesibilitas seperti berjalan di multi-platform (Windows, Linux, Mac, Android, iOS), tidak perlu instalasi software mahal, dan akses real-time dari mana saja. Selain kemudahan pemiliharaan, SIG berbasis web juga mudah dalam kolaborasi, seperti multi-user concurrent access, real-time data sharing, dan centralized data management.
Teknologi web-based GIS modern menggunakan:
- Frontend: HTML5, CSS3, JavaScript, Leaflet.js, OpenLayers
- Backend: PHP, Python, Node.js, Java
- Database: PostgreSQL/PostGIS, MySQL, MongoDB
- Map Server: GeoServer, MapServer, TileServer
Pengunanaan Leaflet.js
Leaflet.js adalah library JavaScript open-source untuk peta interaktif yang ringan dan mudah digunakan (Agafonkin, 2022). Keunggulan Leaflet.js dianataranya adalah memiliki performa dengan ukuran hanya 42KB (gzip), load time cepat, smooth interaction, dan mobile-friendly. Fiturnya mendukung multiple base layers, ada marker clustering, popup, dan ada tooltip. Sedangkan kompatibilitasnya bisa berjalan di desktop dan mobile browser.
- Penelitian Kumar et al. (2023) membandingkan performa Leaflet.js dengan Google Maps API dan ArcGIS API for JavaScript, menunjukkan bahwa Leaflet.js 35% lebih cepat dalam rendering 1000+ markers dan 50% lebih efisien dalam memory usage.
Sistem GPS
Global Positioning System (GPS) adalah sistem navigasi satelit yang menyediakan informasi lokasi dan waktu di seluruh dunia (Kaplan & Hegarty, 2017). Komponen sistem GPS dengan tingkat Akurasi GPS:
- Consumer GPS: 5-15 meter (95% confidence)
- Differential GPS (DGPS): 1-3 meter
- Real-Time Kinematic (RTK): 1-2 cm
- Post-Processed Kinematic (PPK): 1-5 cm
Sedangkan akurasi positioning smartphone (Li et al., 2022):
- Outdoor open sky: 3-8 meter
- Urban canyon: 10-50 meter
- Indoor: 50-200 meter
Untuk aplikasi survei jalan, akurasi 3-10 meter sudah memadai untuk identifikasi lokasi hambatan (Zhao & Chen, 2023). Sistem ini adalah yang pertama mengintegrasikan semua komponen yang diperlukan untuk survei rute heavy cargo dalam satu platform:
- Real-time GPS coordinate capture
- Interactive mapping dengan multiple layers
- Standardized obstacle categorization (19 types)
- Photo documentation dengan auto-compression
- Automatic distance calculation
- Instant report generation
- Multi-format export (PDF, Excel)
Integrasi ini mengeliminasi data silos dan redundant data entry yang menjadi masalah utama sistem existing (Wibowo et al., 2021).
Spesifisitas untuk Heavy Cargo
Sistem dirancang spesifik untuk kebutuhan survei heavy cargo dan ODC (Over Dimensional Cargo):
- Obstacle categorization disesuaikan dengan critical parameters heavy cargo transport
- Distance calculation otomatis untuk route planning
- Photo documentation untuk visual verification
- Export format yang langsung usable untuk coordination dengan stakeholder (PLN, Dishub, dll)
Spesifisitas ini mengisi gap penelitian sebelumnya yang fokus pada general road survey atau general transportation (Zhao et al., 2021; Kumar & Singh, 2022).
User-Centric Design
Pendekatan user-centric dalam development menghasilkan sistem dengan usability tinggi (SUS Score 79.2 – Good) dimana aplikasi ini minimal training required (< 30 menit), intuitive interface dengan visual cues yang jelas, responsive design untuk berbagai devices, dan real-time feedback untuk setiap action.
True Web-based Accessibility
Sistem truly web-based yang dapat diakses dari device apapun (desktop, tablet, smartphone) tanpa instalasi software khusus:
- Cross-platform compatibility
- No vendor lock-in
- Easy deployment dan scaling
- Centralized data management
Accessibility ini mengatasi limitation sistem desktop-based yang memerlukan licensing dan installation (Pratama et al., 2023).

Sistem yang dikembangkan dirancang untuk mendukung kegiatan survei lapangan secara terintegrasi melalui sejumlah fitur utama yang saling terhubung. Pada sisi manajemen proyek, sistem memungkinkan pengguna untuk membuat, mengedit, dan menghapus proyek dengan informasi lengkap seperti nama proyek, tanggal survei, nama surveyor atau inputer, serta unggahan file KMZ rute survei. Seluruh data yang terkait dengan proyek, termasuk survey point dan foto, akan terkelola secara terpusat, sementara dashboard menyajikan statistik ringkas berupa jumlah proyek, total titik survei, dan penggunaan kapasitas penyimpanan.

Fitur peta interaktif menjadi komponen inti sistem dengan dukungan berbagai base map seperti OpenStreetMap, citra satelit, dan tampilan medan (terrain). Rute survei dari file KMZ yang diunggah dapat ditampilkan langsung pada peta, serta pengguna dapat menambahkan titik survei secara interaktif melalui mekanisme klik pada peta dengan pengambilan koordinat GPS otomatis. Sistem juga menghitung jarak antar titik secara otomatis, menerapkan marker clustering untuk menjaga performa ketika jumlah titik banyak, serta menyediakan popup informasi pada setiap marker.

Pada pengelolaan data survey point, sistem secara otomatis menangkap koordinat GPS dengan presisi hingga enam desimal dan melakukan reverse geocoding untuk mendapatkan nama jalan. Setiap titik survei dapat diklasifikasikan ke dalam 19 kategori hambatan, mulai dari kondisi jalan, hambatan fisik, hingga kategori lainnya, dilengkapi dengan isian nama lokasi dan deskripsi detail. Pengguna juga dapat mengunggah hingga dua foto per titik dengan format JPG atau PNG, serta sistem akan memberikan penomoran titik secara otomatis dan berurutan.

Fitur pengelolaan foto dirancang untuk efisiensi penyimpanan dan performa, dengan dukungan kompresi otomatis menggunakan GD Library pada kualitas 85 persen, penyesuaian ukuran gambar jika melebihi 1920 piksel dengan rasio aspek tetap, serta pembuatan thumbnail berukuran 300×300 piksel untuk keperluan pratinjau. Struktur penyimpanan diorganisir berdasarkan proyek, dan sistem tetap menyediakan mode cadangan apabila GD Library tidak tersedia.
Dalam hal edit dan delete data, sistem memberikan fleksibilitas penuh kepada pengguna untuk memperbarui data survey point baik langsung dari peta maupun melalui tabel laporan. Seluruh field dapat diperbarui kecuali koordinat GPS, termasuk penggantian foto dengan mekanisme penghapusan otomatis file lama. Penghapusan data juga dilengkapi dengan konfirmasi, pembersihan foto secara otomatis, serta dukungan penghapusan beberapa titik sekaligus melalui seleksi checkbox.

Sistem ini juga menyediakan fitur generate report dalam bentuk laporan HTML yang menampilkan seluruh titik survei dalam format tabel lengkap dengan nomor urut, koordinat, lokasi, jenis hambatan, deskripsi, dan thumbnail foto. Laporan dilengkapi dengan kolom yang dapat diurutkan, galeri foto dengan efek lightbox, statistik ringkas seperti total titik, total jarak, dan distribusi hambatan per kategori, serta tampilan yang ramah untuk kebutuhan cetak.
Sebagai pelengkap, sistem mendukung fitur export laporan ke dalam format PDF dengan tata letak profesional yang mencakup header dan footer, logo serta informasi proyek, tabel data lengkap, foto yang tersemat dalam bentuk thumbnail, ringkasan statistik, dan pengaturan pemisahan halaman otomatis. Dengan keseluruhan fitur tersebut, sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemudahan dalam proses survei dan pelaporan lapangan.
Silahkan cek atau coba disini. Program Aplikasi Road Survey berbasis Web dengan data mySQL ini dijual seharga IDR 750.000,- diluar webhosting service ya.
